Selasa, 24 Juni 2014

Wonderful Radio Part 3



Part sebelumnya Jin Ah bertemu dengan PD  yang baru, dan PD Jae Hyeok meminta Jin Ah membuat  proposal tentang kegiatan atau program acara di Wonderful Radio. PD Jae Hyeok tertawa setelah Jin Ah melepas kacamatanya dan terlihatlah mascaranya yang berantakan.

Part 3 

Diruang senam Yoga sedang melakukan sebuah gerakkan yang dipandu oleh seorang wanita. Dia mengajarkan beberapa gerakan kepada yang lain. Kemudian datanglah Jin Ah yang ingin bertemu dengan pelatih wanita . wanita itu merupakan teman Jin Ah dan juga salah satu member dari Purple. Masih belum tau siapa namanya disni, tetapi nama aslinya Ahh Mi Na jadi aku panggil Mi Na saja. Setelah latiha yoga selesai Mina menemui Jin Ah diluar. Mi Na juga menanyakan bagaimana kabarnya Pd Yoon. PD Yoon sedang cuti melahirkan. Mina juga bertanya siapa penganti PD Yoon. Jin Ah menjawab ada PD baru.
“Cowok”
“Cowok asli, tapi benar-benar tidak berpendidikan. Menyebalkan.”
“Cowok metropolis yang dingin?”
“Bukan.  Cowok metropolis yang suka mencari-cari kesalahan orang lain.”


Lalu Mina juga membicarakan kesalahan Colpi Girl waktu siaran di Segmen ketiga dan ke empat waktu sebelum nya. Kesalahan yang dilakukan oleh Colpi Girl  benar-benar harus dihajar . mereka juga mengingat masa lalu mereka waktu Purple masih belum bubar. Mereka juga membahas kalau mereka  dulunya dipuja-puja makanya tiap malam minggu pasti selalu mendengar nama Purple menjadi peringkat pertama di acara musik. Dan mereka membayangkan waktu menerima penghargaan atas menjadi peringkat pertama, tak lupa mereka mengucapkan terimakasih kepada semua pengemarnya yang menjadi fans mereka. Mina juga merindukan masa saat-saat mereka bersama.


****
Dan kini dimana disebuah cafe ada yang sedang melakukan syuting yang dibintangi oleh Yoon Mira yang merupakan mantan member Purple. Ketika syuting dimulai Mira yang sedang duduk dibangku sendirian, tiba-tiba datanglah seorang pria yang membawa dua gelas minuman* tpi klw dlhat-lihat seperti es kopi* lalu pria tersebut memberikan salah satu minumannya kepada mira dan duduk disamping Mira. Ketika sutradara sedang asik menghayati peran yang dimainkan oleh Mira sangat bagus tiba-tiba In-Seok berkata cut, cut, cut, cukup! Tidak usah direkam lagi dan rekam saja adegan berikutnya . ketika sutradara ditanyai soal adegan yang barusan hanya bisa menjawab oke. Miran melakoni perannya dengan sangat baik dan perasaanya dapat sekali. Tetapi sutradara memintanya melakukan sekali lagi. In Seok langsung menolak karena mereka tidak mempunyai waktu  dan juga ini bukan syuting film. Sutradara hanya menjawab iya saja dan kelihatannya sangat patuh.
Lalu In Seok berkata kepada sutradara “Sutradara Jin, kau juga harus tahu Yang namanya iklan itu harus mulus. Kau ingat Ajinamoto? Semacam bumbu masak. Berapa lama kau pikir waktu yang mereka butuhkan untuk syuting iklan URUSA?  Mereka menggunakan beruang berumur setengah bulan dari Jirisan dan mengeringkannya beberapa tahun.  dan mengeringkannya beberapa tahun. Iklan alat pembantu pendengaran Century, menggunakan kuping kiri sebagai iklan mereka selama 10 tahun. punya sebuah iklan besar di koran harian Korea!  'Membawa sebuah gitar' juga syutingnya bertahun-tahun.  Mi Ra adalah seorang pekerja jangka panjang.  Bersiap-siaplah!  “. Sutradara hanya bisa menganguk-ngauk saja apa yang dikata In Seok.


****
Kini beralih kesebuah kolam berenang ada dua orang pria yang sedang di urut ditepi dekat kolam berenang. Salah satu dari pria itu adalah In Seok.In Seok memanggil seorang pria yang bersamanya dengan sebutan hyungnim (pria yan dipanggil hyungnim itu adalah direktur Im)
Mereka membicarakan hoki yang dimiliki oleh seniman pria itu benar-benar bagus terutama  rating siaran jam 10 kemarin yang bintangnya merupakan Pink Dolls  (perasaan kemarin nama Culpin Girls deh bukan Pink Dolls). Dan In Seok menyarankan kepada direktur im untuk mengubah siaran pada jam 10 itu lebih banyak menghadirkan Group Idol karena mayoritas pendengernya adalah anak-anak SMP. Dan pada Jam 6 adalah jam-jam pulang kantor, jadi penyusunan acara harus difokuskan kepada para pekerja kantor dan supir taksi. Jadi lebih cocok apabila kita mengandalkan mereka yang telah memiliki reputasi tinggi, seperti Yeun Mi Ra (eks Purple ). Direktur Im hanya berkata lumayan.karena jika memilik Mira bukan ide yang buruk.


****
Ditempat lain diruangan siaran radio Jina datang untuk memprotes kepada PD Lee. Jina dan penulis telah bersusah payah dalam mempersiapkan proposal ini. PD Lee hanya berkata Terus ?. Jina heran kenapa PD Le hanya berkata terus? Saja . Jina kesal terhadap PD Lee karena tidak memperlakukan penulis ( Nan Seol disini berperan sebagai penulis program radio) dengan baik . Nan Seol juga kesel apa yang dikatakan oleh PD Lee.  PD Lee hanya menjawab Bagiku, kerja yang bagus lebih berharga dibandingkan dengan kerja yang rajin. Menurutku DJ yang bagus harus memiliki 3 persyaratan. Popularitas, kemampuan, dan juga kepribadian. Setidaknya harus punya dua dari tiga hal itu. tidak, minimal harus punya satu.
Jina langsung bertanya apa maksud dari PD Lee mengatakan itu semua kepada Jina. PD Lee hanya meminta Jina untuk tidak mencampuri urusan pribadinya pada saat rapat. Maka karaktermu akan dinilai oleh orang lain.

“berapa ranting pendengar yang kau inginkan ?” ungkap Jina dengan kesal
PD Lee hanya menginginkan sampai 4 % saja karena setelah setengah tahun akhir ini rantingnya hanya 2 % dan tidak pernah lebih. Jina hanya berkata apa hanya 4 % saja yang diharapkan oleh PD lee . apakah masa lalu lebih penting karena impian itu harus ambisius ujar Jina sambil melihat wanita yang duduk disebelah PD Lee dan mengganguk sebagai ungkapan apa yang dikatakan oleh jina itu benar.







Lalu PD Lee memintan Sin Ji ah saja yang mengerjakan program baru mereka sambil memberikan kertas kepada jina . Nan Seol melihatnya hanya tercenggan apa yang barusan dikatakan oleh PD Lee . Jina kesal atas apa yang dikatakan oleh PD nya. Jina hanya mejawab aku ? sambil mengambil kertas yang diberi oleh PD lee kepada nya lalu jina melanjutkan katanya ya aku bisa melakukannya . bisa aku kerjakan dengan baik ungkap jina dengan kekesalannya kepada PD Lee. Nan Seol yang melihatnya hanya terkejut apa yang barusan dikatan oleh jina. Apakah jina bisa mengerjakannya. 






 PD Lee melihat jina apa yang barusan dikatakan hanya bertepuk tangan saja dan berkata baiklah ku tunggu. Jina dengan kesal melihat apa yang dikatan oleh pd lee langsung mengambil kertas tadi untuk menutup wajahnya yang terlihat sangat marah dan kesal apa yang telah dilakukan oleh pd lee kepadanya . PD Lee melihatnya hanya bisa tersenyum saja sambil meminum es kopinya.





Lalu Jina dan Dae Geun berada di dalam lift dan berbicara kepada managernya apa yang telah dia alami tadi waktu rapat. Kemudian tak berapa lama pintu lift terbuka dan ternyata didepan pintu lift adalah Mira . 

“ harus bagaimana sekarang ?  Mau tunggu lift yang berikutnya saja” kata wanita yang berda dibelakang Mira
“ tidak usah  yang ini saja” jawab Mira. 

Kini Mira dan teammya masuk kedalam lift sambil tersenyum sambil melihat jina. Jina dan Dae geun memberi salam kepada mereka semua.


“lama tak bertemua nona Shin Ji Na” kata pria yang bersama Mira yang masuk lift bersama 






Lalu jina memulai pembicaraannya dengan mira dengan berkata akhir-akhir ini dia sering menonton dramanya mira. Mira hanya berkata “oh ya ? Aku sangat bersyukur mendengar perkataanmu barusan. Tapi maaf sekali … aku tak sempai mendengar siaran radiomu . sepertinya kemampuanmu cuman segini saja . jangan putus asa shin ji na . Jika hanya seperti ini saja karirmu setelah keluar dari Purple dengan alasan bersolo karir, Akan terasa sia-sia. Sampai ketemu.  ” lalu

 Flashback






Setelah mira keluar dari lift , jina mengingat masa lalunya saat masih menjadi member girl band Purple. Waktu jina dan purple tampil diatas panggung dae geun berteriak sambil memanggil nama jin ah . ketika Purple masih bernyanyi mira melirik jina dengan perasaan yang tidak suka dan mungkin perasaan benci.






Setelah mereka selesai bernyanyi mira berkata kepada jina “Jangan-jangan kau berniat mengatakan hal seperti itu di sini”. Jina hanya bisa mengganguk saja dan terus berjalan kedepan. Mira mencoba untu menyakinkan jina agar jina tidak mengatakannya. Salah satu member purple hanya terlihat jekel apa yang akan dilakukan jina. Lalu jina bebicara kepada penonton .






Setelah mereka selesai bernyanyi mira berkata kepada jina “Jangan-jangan kau berniat mengatakan hal seperti itu di sini”. Jina hanya bisa mengganguk saja dan terus berjalan kedepan. Mira mencoba untu menyakinkan jina agar jina tidak mengatakannya. Salah satu member purple hanya terlihat jekel apa yang akan dilakukan jina. Lalu jina bebicara kepada penonton .



Kini berada disebuah ruangan yoga dan teman Jina memberikan arahan gerakan yang dilakukan. Temanya tersebut melihan jina yang telah datang lalu jina melambai-lambaikan tangannya sambil memakan jagung. Kemudian jina terkejut melihat PD Lee sedang mengikuti gerakan teman jina. PD Lee berusahan mengikuti gerakan yang dikatan oleh teman jina naman PD Lee sangat kesusahan dalam melakukan gerakan tersebut. Jina melihat seseorang yang tidak asing sambil melepaskan kacamatanya.  lalu ketika PD Lee melihat jina berada didepan pintu kelas. PD Lee terkejut melihat jina dan langsung memalingkan wajah agar jina tidak melihatnya . jina melihat PD Lee dengan tersenyum- senyum.




Kini mereka sudah duduk bersama jina, PD Lee dan teman jina. Teman jina tidak menyangka kalau jina dan PD Lee sudah saling kenal. Lalu teman jina bertanya “ dimana mereka berkenalan ?” . lalu jina menjawab bahwa dia adalah PD yang jina ceritakan. Teman jina berkata apa diradio ?. teman jina baru tahu kalau pria yang menyebalkan itu adalah pria yang didepannya sekarang ini . lalu jina menyenggol tangan temanya itu untuk tidak lagi berbicara lebih banyak lagi . PD Lee yang melihatnya hanya kebinggunan apa yang telah dikatakan oleh teman jina barusan.




“kalian kenal dimana ?”
“Kau tidak pernah dengar Ji In Yeong dari grup Purple?”
“Kau tak mengenal ku?”


“Oh, si dada rata Ji In Yeong?”




PD Lee merasa canggung apa yang telah dia katakan tadi , dia langsung pamit untuk pergi meninggalkan mereka berdua. Setelah PD Lee pergi In Yeong bertanya apa yang telah dikatakan oleh PD nya tadi itu . In yeong bertanya dia itu seperti apa orangnya? . jina hanya berkata pada temannya untuk menyumpal dadanya dengan busa . in yeong dengan kesal berkata apa waktu yoga juga harus menyumpal dadanya pakai busa juga ?


Dipagi harinya ,disebuah gedung (mungkin ini gedung agency nya mira).  Didalam kantor In seok ada tiga orang wanita didepannya . dan in seok meyapa mereka semua dan setelah itu meminta seorang laki-laki yang disampingnya untuk membawa mereka pergi makan dan laki –laki tersebut membawa mereka semua pergi. Mira yang duduk diatas meja billyard  melihat kepergian mereka. 

“apa mereka pikir kita ini UNICEF?” (UNICEF - The United Nations Children's Fund)
“Orang yang tidak berkualitas seperti begini juga dibawa ke mari.”
“Makanya, menurutmu harusnya bagaimana?”


“Sabar sajalah, nanti juga akan ada perubahan.”





Lalu Mira bertanya apakah kau yakin kepada In Seok . Inseok hanya menjawab bahwa sekarang semua DJ populer adalah orang-orang kita, kenapa kau masih cemas?. Lalu mira berkata maka maksudnya adalah kali ini harus benar-benar dilakukan karena mira tak sudih menunggu terlalu lama. In seok hanya meminta mira bersabar karena mereka akan benar-benar menganti dj wonderful radio. Lalu in seok mengajak mira untuk pergi makan…




Kini PD lee berada didalam lift yang sedang minum ex kopi expreso. *kok perasaan setia ada PD Lee pastiada kopi expreso apa ini sponsor dari film ini atau apa? *. Tiba-tiba datang dua orang pria, lalu mereka bertanya apakah ini PD Lee pendatang baru itu . PD Lee hanya menyapa mereka tanpa memberi jawaban. Salah satu pria itu mengatakan bahwa PD Lee kini sedang naik daun. PD Lee berkata apa? Maksudmu adalah karena aku diprogram jam 9 . lalu pria itu menyangkalnya bukan begitu. Bukankah kau berkerja dengan Shin Ji Na . 





lalu PD Lee bertanya pada salah satu pria tersebut apakah kau kenal baik dengan Shin Ji Na . pria tersebut menjawab tentu. Lalu pria yang memakai baju kemeja kotak-kotak coklat itu menjawab Dulu sebelum grup Purple bubar, mereka adalah tamu tetap di acara kita selama 2 bulan.mereka benar-benar hebat lagu mereka juga enak di dengar. Sambil meniru gerakan lalu dari Purple. Lalu pria yang baju warna biru itu mengatakan bahwa dia bertemu dengan Jina dan Jina bertanyaPD Lee seperti apa orangnya?. Lalu PD Lee berkata terus kau jawab apa ?.


“lalu aku jawab bahwa kau itu orang kikir bagaikan pengemis . Kau benar-benar seperti pengemis. Para DJ selalu menghindari darimu. Kau saja yang tidak sadar. Kau harus memperlakukannya lebih baik. Zaman sekarang yang seperti dia begini, sudah tidka banyak. Bertanggung jawab, seksi, sederhana, dan sopan.tapi kau benar-benar pengemis ” kata pria yang satunya yang baju warna biru yang meminum es kopi.  Dan pria yang satunya masih sibuk meniru gerakannya Purple.


Lalu pria  yang meniru gerakan Purple tadi bertanya bagaimana kelas yoga mu ?. PD Lee merasa isa gila dan  seluruh tubuhnya terasa kaku.  Kau benar-benar perlu belajar bagaimana caranya lembut. Sepertinya harus belajar banyak dariku.



“Dia adalah pengemar yoga”
“iya mengerti”
Kemudian PD Lee berkata yang minum es kopi tolong jangan melakukan program sambil minum alkohol. Lalu pria tersebut berkata Hei ..!!! sambil berteriak kepada PD Lee. 
“Apa maksudmu sambil melakukan program sambil minum? Ada juga habis program baru minum.”
“Betul!”
“Kalau ngomong tidak boleh begitu, bisa berakibat fatal.”
“Saat itu orang-orang disampingmu benar-benar dibuat menderita.”


“kau telah berkerja kerjas” lalu pria yang baju coklat tersebut pergi

Lalu tinggal pria yang es kopi. Pria itu bertanya kepada PD Lee  gimana kalau kita pergi minum-minum. Aku telpon kau nanti . okey  kau telah berkerja keras. Lalu pria itu meninggalkan PD Lee sendiri didalam lift.








Kini beralih keruangan siaran . Jina kini sedang melalukan siaran radio. Lalu Jina membuka siaran radio.


“Seperti kata pepatah, berpapasan juga dikarenakan oleh jodoh. Hidup itu panjang, lihatlah ke sekelilingmu. Bagi kalian yang telah menemaniku saat ini, berarti sudah ditakdirkan untuk bertemu denganku. Oleh karena itu, bagi mereka yang dapat mendengar suaraku dalam waktu 2 jam ini, apakah itu berarti ada jodoh tertentu di antara kita? Wonderful Radio, ini Sin Jin Ah.” Lalu dae geun memberikan jempol kepada Jina .* dan lagi-lagi PD Lee Jae Hyeok minum es kopi again and again. Apa gak skit perut tuh PD Lee minum kopi aja terus ..* 







Kemudian PD Lee menberi kode untuk meneruskannya. Jina mengatakan bahwa Hari ini, PD baru Lee Jae Hyeok ada di sini . Cowok keren yang hanya meminum Ice Americano. PD Lee Jae Hyeok, berjuang! . ketika PD Lee mendengar  kalau dia kerjanya hanya minum es americano PD lee langsung melihat kearah Jina. 
Nan seol yang mendengar kata-kata Jina hanya bisa tersenyum lalu memberikan acungan jempol kepada Jina.  Jina hanya tersenyum-senyum apa yang dia katakan. Lalu PD Lee mengetik sesuatu dikomputer yang bisa dilihat oleh Jina . 









PD Lee menagih proposal baru kepada Jina. PD Lee memberi isyarat agar Jina melihat kekomputer pesan yang dia sampaikan. Jina melihatnya sangat jengkel. Lalu Jina membalasnya proposal program baru ?? benarinya kau!!! Putarkan lagu ini sebagai lagu pembuka . nan seol yang melihat pesan yang dibalas jina hanya bisa menarik nafas saja.
Lalu jina melanjutkan siaranya Putarkan lagu ini sebagai lagu pembuka. PD Lee Jae Hyeok, berjuang!.

Kemudia karyawan yang bertugas sebagai pengendali suara atau apa lah .. bertanya apa Sudah siap?. Nan seol memberikan tanda oke . Jina mengatakan bahwa ia akan memutarkan lagu sistar sebagai lagu pembuka yang berjudul "How Dare You". 






Lalu jina melepaskan hairphonesnya dan merapikan rambutnya.karyawan tadi hanya menarik nafas setelah lagu sistar terputar. Jina mendengarkan lagu yang sedang diputar dan hanya bisa bergoyang diatas kursinya. PD Lee hanya menatap penuh perasaan kesal dan karyawan tadi hanya heran yang ia lihat. Lalu na seol melihat quotes pada kartu ucapan “'Yang sulit bukan ketrampilan dalam hal bercinta, tapi teknik bercinta _Alphonse Daude -2065”





Beberapa saat kemudian PD Lee menatap pemandangan kota seol dimalam hari, lalu ia mendapaikan sebuah ide.kemudian ia mengetiknya dikomputer. Dan meminta jina untuk menganti lagunya menjadi laksana hujan , laksana musik.





Kini adalah segmen terakhir siaran radiopun dimulai dengan lagu “wonderful radio kita”. “Lagu pembuka segmen ke tiga Wonderful Radio, adalah sebuah lagu yang cocok di hari hujan seperti ini. Lagu Kim Kwang Soo "Laksana hujan dan laksana musik." Lalu rekan jina sadar bahwa jina salah menyebutkan nama penyanyidan hanya menutup mukanya dengan tangan. Lalu PD Lee langsung berdiri memasuki ruangan Jina dan bertanya katamu lagu siapa ? .Jina baru sadar kesalahan yang ia lakukan dan menjawab  Oh, ini milik Kim Hyeon Shik? Akan kuralat setelah siarannya berakhir.






“Pikirmu dengan ralat saja sudah cukup?”
“Kesalahan seperti ini tidak terelakkan. Aku memang agak susah membedakan antara Kim  Kwang Soo dan Kim Hyeon Shik.”


“Bagaimana mungkin kau tidak bisa membedakan Kim Kwang Soo dan Kim Hyeon Shik?” ujar PD Lee yang sangat marah sampai-sampai PD Lee menghentak meja dengan sangat keras. Dan rekan jina yang lainnya yang berada diluar langsung berdiri dan mereka langsung berlari untuk menahan PD Lee agar emosinya tidak meluap .


Lalu PD Lee berkata Hei! Hei! Lagi siaran kau ini ngapain? , dan PD Lee meminta untuk melepaskan badannya dan kau ini penyanyi seperti apa ?. Lalu PD Lee sementara dibawa keluar . Jina bertanya pada nan seol kau lihatkan ?. nan seol hanya berusaha menenangkan jin agar tidak marah kepada PD Lee supaya masalahnya tidak bertambah besar.




“Pakai pukul meja segala. Sepertinya omongan orang-orang tentang tabiat jelekmu yang seperti anjing itu ternyata benar.”


Lalu dae geun berkata noona biar aku saja… .  dae geum mengupat kepada PD Lee dengan berteriak-teriak. Jina merasa kepalanya pusing apa yang telah terjadi dan dae geun berkata mulai sekarang seharusnya kau berhati-hati. Nan seol mencoba memenangkan jina dengan meminta jina untuk minum air.




Kini jina telah selesai berkerja dan berjalan keparkiran. Lalu jina bertemu dengan rekannya yang bertugas sebagai kontrol suara atau apa lah karena aku masih kurang ngerti apa namanya. Lalu rekannya bertanya kepada jina apa dia masih punya waktu. Jina hanya menjawab bahwa dia masih punya waktu tetapi dia tidak punya energi. Rekannya bertanya apa dia masih marah soal tadi itu . Apa yang salah dengan pria itu? Dia seperti ular berbisa yang kehilangan taring, pasti ada yang salah dengan otaknya.
“Tapi, tahukah kau? Musik yang kugemari saat aku berusia 20, jika kau menjelek-jelekkannya... masa mudaku terasa bagaikan dirampas begitu saja.” Ungkap rekannya dengan perasaan kecewa.
Jina hanya berkata bahwa tadi itu dia bukan menjelek-jelekannya tetapi dia hanya salah menyebutkan namanya saja.


“Sebagai contohnya, jika seseorang salah memanggil Purple dengan Fin.K.L, Aku bisa jadi gila beneran!” Ujar rekannya  dan jina jiwa tersenyum apa yang dikatakan oleh rekannya itu .  kemudian rekannya itu memberikan kaset lagu milik nya dan meminta jina mendengarnya. * jadi rekanya itu dulunya penyanyi waktu muda. Apa semua penyiar radio dikorsel itu penyanyi atau mantan penyanyi klw iya kerenn juga radionnya. Klau di indonesia seprti itu pasti aku lebih sring dengar radio yang biasanya hanya seminggu du kali atau lagu dhp udah tersa bosan baru deh ddngar radio.#malahcurhat




Ketika perjalana pulang jina memutarkan kaset yang diberikan oleh rekannya tadi.


Kini jina telah sampai dirumahnya dan ibunya malah sibuk memotong bahan masakan.lalu handphone jina berbunyi dan membaca pesan dilayar hpnya . jina langsung terbatuk-batuk seperti orang kesurupan.
Ibunya bertanya dia kenapa ? apa flu?. Lalu jina menjawab ibu apa aku seharusnya berhenti berkerja di radio. Terserah kau saja . Kalau gak nyanyi di klub malam, ya ikut dia seumur hidup itu lah ibu jawab. Lalu jina protes apa yang telah ibunya katakan kepadanya. Aku Sin Jin Ah dari grup Purple! Aku masih hidup dan masih bisa bernyanyi!
“Dasar, lokomotif juga kau telan ya?”
“Bahkan sejak kau jadi DJ, kau belum berhenti mengeluh...”


“betul itu dia” ibu berkata sambil melirik jina


Lalu setelah itu ibu jina bernyanyi. Berkat ibunya bernyanyi jina mendapatkan sebuah ilham ide tentang proposal. Lalu jina berlari mendekati ibunya.Jina berteriak ibu sudah ketemu ! sudah ketemu! Sambil memeluk dan mencium pipi ibunya karena merasa sangat senang. Ibu merasa hera apa yang telah dilakukan oleh jina kepada ibunya. Ibu berkata oh ya …? Dasar gila  upat ibu sambil melihat jina yang berlari kekamarnya yang tertawa melihat tingkah laku anaknya. Kini jina berada didalam kamarnya yang sedang membuat proposal untuk program barunya yang berhubung idenya masih mengalir deras dikepalanya.






Keesokan harinya diruangan wonderful radio, PD Lee membaca proposal buatan jina dan bejalan berputar-putar. Jina, nan seol, dan rekan wanitanya merasa sangat gugup apakah idenya bisa diterima. Lalu PD Lee meletakkan kertas diatas meja dan berkata Carilah orang-orang yang punya cerita untuk diceritakan, persiapkanlah untuk siaran minggu depan. Setelah itu PD Lee mengambil es americanonya dan pergi meninggalkan mereka bertiga. Nan seol yang melihatnya merasa senang apa yang barusan dikatakan oleh PD Lee.
“ sudah kubilang kalau tulisanmu itu bagus.”
“ aku waktu smp juara mengarang. Juara!” ungkap jina dengan bangga memuji dirinya sendiri. Dan mereka bertiga memberikan semangat hwaiting ..
Besambung kepart berikutnya

Komentar :


Kali ini benar-benar lama posting part 3 nya karena kemarin masih disibukan dengan latihan drama , dan presentasi buat tugas akhir kuliah karena bentar lagi mau UAS…. Mungking part berikutnya akan dilanjutkan setelah pulang ujian karena cepat pulang dan selama ujian akan libur kerja dulu makanya berharap sinopsis ini selesai sebelum puasa. Amin …….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar