Part sebelumnya Jin Ah bertemu dengan PD yang baru, dan PD Jae Hyeok meminta Jin Ah membuat proposal tentang kegiatan atau program acara di Wonderful Radio. PD Jae Hyeok tertawa setelah Jin Ah melepas kacamatanya dan terlihatlah mascaranya yang berantakan.
Part 3
Diruang senam Yoga sedang
melakukan sebuah gerakkan yang dipandu oleh seorang wanita. Dia mengajarkan
beberapa gerakan kepada yang lain. Kemudian datanglah Jin Ah yang ingin bertemu
dengan pelatih wanita . wanita itu merupakan teman Jin Ah dan juga salah satu
member dari Purple. Masih belum tau siapa namanya disni, tetapi nama aslinya
Ahh Mi Na jadi aku panggil Mi Na saja. Setelah latiha yoga selesai Mina menemui
Jin Ah diluar. Mi Na juga menanyakan bagaimana kabarnya Pd Yoon. PD Yoon sedang
cuti melahirkan. Mina juga bertanya siapa penganti PD Yoon. Jin Ah menjawab ada
PD baru.
“Cowok”
“Cowok asli, tapi
benar-benar tidak berpendidikan. Menyebalkan.”
“Cowok metropolis yang
dingin?”
“Bukan. Cowok metropolis yang suka mencari-cari
kesalahan orang lain.”
Lalu Mina juga membicarakan kesalahan Colpi Girl waktu siaran di Segmen ketiga dan ke empat waktu sebelum nya. Kesalahan yang dilakukan oleh Colpi Girl benar-benar harus dihajar . mereka juga mengingat masa lalu mereka waktu Purple masih belum bubar. Mereka juga membahas kalau mereka dulunya dipuja-puja makanya tiap malam minggu pasti selalu mendengar nama Purple menjadi peringkat pertama di acara musik. Dan mereka membayangkan waktu menerima penghargaan atas menjadi peringkat pertama, tak lupa mereka mengucapkan terimakasih kepada semua pengemarnya yang menjadi fans mereka. Mina juga merindukan masa saat-saat mereka bersama.
****
Dan kini dimana
disebuah cafe ada yang sedang melakukan syuting yang dibintangi oleh Yoon Mira
yang merupakan mantan member Purple. Ketika syuting dimulai Mira yang sedang
duduk dibangku sendirian, tiba-tiba datanglah seorang pria yang membawa dua
gelas minuman* tpi klw dlhat-lihat seperti es kopi* lalu pria tersebut
memberikan salah satu minumannya kepada mira dan duduk disamping Mira. Ketika
sutradara sedang asik menghayati peran yang dimainkan oleh Mira sangat bagus
tiba-tiba In-Seok berkata cut, cut, cut, cukup! Tidak usah direkam lagi dan
rekam saja adegan berikutnya . ketika sutradara ditanyai soal adegan yang
barusan hanya bisa menjawab oke. Miran melakoni perannya dengan sangat baik dan
perasaanya dapat sekali. Tetapi sutradara memintanya melakukan sekali lagi. In
Seok langsung menolak karena mereka tidak mempunyai waktu dan juga ini bukan syuting film. Sutradara
hanya menjawab iya saja dan kelihatannya sangat patuh.
Lalu In Seok berkata
kepada sutradara “Sutradara Jin, kau juga harus tahu Yang namanya iklan itu
harus mulus. Kau ingat Ajinamoto? Semacam bumbu masak. Berapa lama kau pikir
waktu yang mereka butuhkan untuk syuting iklan URUSA? Mereka menggunakan beruang berumur setengah
bulan dari Jirisan dan mengeringkannya beberapa tahun. dan mengeringkannya beberapa tahun. Iklan
alat pembantu pendengaran Century, menggunakan kuping kiri sebagai iklan mereka
selama 10 tahun. punya sebuah iklan besar di koran harian Korea! 'Membawa sebuah gitar' juga syutingnya
bertahun-tahun. Mi Ra adalah seorang
pekerja jangka panjang.
Bersiap-siaplah! “. Sutradara
hanya bisa menganguk-ngauk saja apa yang dikata In Seok.
****
Kini beralih kesebuah
kolam berenang ada dua orang pria yang sedang di urut ditepi dekat kolam
berenang. Salah satu dari pria itu adalah In Seok.In Seok memanggil seorang
pria yang bersamanya dengan sebutan hyungnim (pria yan dipanggil hyungnim itu
adalah direktur Im)
Mereka membicarakan hoki
yang dimiliki oleh seniman pria itu benar-benar bagus terutama rating siaran jam 10 kemarin yang bintangnya
merupakan Pink Dolls (perasaan kemarin
nama Culpin Girls deh bukan Pink Dolls). Dan In Seok menyarankan kepada
direktur im untuk mengubah siaran pada jam 10 itu lebih banyak menghadirkan
Group Idol karena mayoritas pendengernya adalah anak-anak SMP. Dan pada Jam 6
adalah jam-jam pulang kantor, jadi penyusunan acara harus difokuskan kepada
para pekerja kantor dan supir taksi. Jadi lebih cocok apabila kita mengandalkan
mereka yang telah memiliki reputasi tinggi, seperti Yeun Mi Ra (eks Purple ).
Direktur Im hanya berkata lumayan.karena jika memilik Mira bukan ide yang
buruk.
****
Ditempat lain diruangan
siaran radio Jina datang untuk memprotes kepada PD Lee. Jina dan penulis telah
bersusah payah dalam mempersiapkan proposal ini. PD Lee hanya berkata Terus ?.
Jina heran kenapa PD Le hanya berkata terus? Saja . Jina kesal terhadap PD Lee
karena tidak memperlakukan penulis ( Nan Seol disini berperan sebagai penulis
program radio) dengan baik . Nan Seol juga kesel apa yang dikatakan oleh PD
Lee. PD Lee hanya menjawab Bagiku, kerja
yang bagus lebih berharga dibandingkan dengan kerja yang rajin. Menurutku DJ
yang bagus harus memiliki 3 persyaratan. Popularitas, kemampuan, dan juga
kepribadian. Setidaknya harus punya dua dari tiga hal itu. tidak, minimal harus
punya satu.Jina langsung bertanya apa maksud dari PD Lee mengatakan itu semua kepada Jina. PD Lee hanya meminta Jina untuk tidak mencampuri urusan pribadinya pada saat rapat. Maka karaktermu akan dinilai oleh orang lain.
“berapa ranting
pendengar yang kau inginkan ?” ungkap Jina dengan kesal
PD Lee hanya
menginginkan sampai 4 % saja karena setelah setengah tahun akhir ini rantingnya
hanya 2 % dan tidak pernah lebih. Jina hanya berkata apa hanya 4 % saja yang
diharapkan oleh PD lee . apakah masa lalu lebih penting karena impian itu harus
ambisius ujar Jina sambil melihat wanita yang duduk disebelah PD Lee dan
mengganguk sebagai ungkapan apa yang dikatakan oleh jina itu benar.
Lalu PD Lee memintan
Sin Ji ah saja yang mengerjakan program baru mereka sambil memberikan kertas
kepada jina . Nan Seol melihatnya hanya tercenggan apa yang barusan dikatakan
oleh PD Lee . Jina kesal atas apa yang dikatakan oleh PD nya. Jina hanya
mejawab aku ? sambil mengambil kertas yang diberi oleh PD lee kepada nya lalu
jina melanjutkan katanya ya aku bisa melakukannya . bisa aku kerjakan dengan
baik ungkap jina dengan kekesalannya kepada PD Lee. Nan Seol yang melihatnya
hanya terkejut apa yang barusan dikatan oleh jina. Apakah jina bisa
mengerjakannya.
PD Lee melihat jina apa
yang barusan dikatakan hanya bertepuk tangan saja dan berkata baiklah ku
tunggu. Jina dengan kesal melihat apa yang dikatan oleh pd lee langsung
mengambil kertas tadi untuk menutup wajahnya yang terlihat sangat marah dan
kesal apa yang telah dilakukan oleh pd lee kepadanya . PD Lee melihatnya hanya
bisa tersenyum saja sambil meminum es kopinya.
Lalu Jina dan Dae Geun
berada di dalam lift dan berbicara kepada managernya apa yang telah dia alami
tadi waktu rapat. Kemudian tak berapa lama pintu lift terbuka dan ternyata
didepan pintu lift adalah Mira .
“ harus bagaimana
sekarang ? Mau tunggu lift yang
berikutnya saja” kata wanita yang berda dibelakang Mira
“ tidak usah yang ini saja” jawab Mira.
Kini Mira dan teammya
masuk kedalam lift sambil tersenyum sambil melihat jina. Jina dan Dae geun
memberi salam kepada mereka semua.
“lama tak bertemua nona
Shin Ji Na” kata pria yang bersama Mira yang masuk lift bersama
Lalu jina memulai
pembicaraannya dengan mira dengan berkata akhir-akhir ini dia sering menonton
dramanya mira. Mira hanya berkata “oh ya ? Aku sangat bersyukur mendengar
perkataanmu barusan. Tapi maaf sekali … aku tak sempai mendengar siaran radiomu
. sepertinya kemampuanmu cuman segini saja . jangan putus asa shin ji na . Jika
hanya seperti ini saja karirmu setelah keluar dari Purple dengan alasan bersolo
karir, Akan terasa sia-sia. Sampai ketemu.
” lalu
Setelah mira keluar
dari lift , jina mengingat masa lalunya saat masih menjadi member girl band
Purple. Waktu jina dan purple tampil diatas panggung dae geun berteriak sambil
memanggil nama jin ah . ketika Purple masih bernyanyi mira melirik jina dengan
perasaan yang tidak suka dan mungkin perasaan benci.
Setelah mereka selesai
bernyanyi mira berkata kepada jina “Jangan-jangan kau berniat mengatakan hal
seperti itu di sini”. Jina hanya bisa mengganguk saja dan terus berjalan
kedepan. Mira mencoba untu menyakinkan jina agar jina tidak mengatakannya.
Salah satu member purple hanya terlihat jekel apa yang akan dilakukan jina.
Lalu jina bebicara kepada penonton .
Setelah mereka selesai
bernyanyi mira berkata kepada jina “Jangan-jangan kau berniat mengatakan hal
seperti itu di sini”. Jina hanya bisa mengganguk saja dan terus berjalan
kedepan. Mira mencoba untu menyakinkan jina agar jina tidak mengatakannya.
Salah satu member purple hanya terlihat jekel apa yang akan dilakukan jina.
Lalu jina bebicara kepada penonton .
Kini berada disebuah
ruangan yoga dan teman Jina memberikan arahan gerakan yang dilakukan. Temanya
tersebut melihan jina yang telah datang lalu jina melambai-lambaikan tangannya
sambil memakan jagung. Kemudian jina terkejut melihat PD Lee sedang mengikuti
gerakan teman jina. PD Lee berusahan mengikuti gerakan yang dikatan oleh teman
jina naman PD Lee sangat kesusahan dalam melakukan gerakan tersebut. Jina
melihat seseorang yang tidak asing sambil melepaskan kacamatanya. lalu ketika PD Lee melihat jina berada didepan
pintu kelas. PD Lee terkejut melihat jina dan langsung memalingkan wajah agar
jina tidak melihatnya . jina melihat PD Lee dengan tersenyum- senyum.
Kini mereka sudah duduk
bersama jina, PD Lee dan teman jina. Teman jina tidak menyangka kalau jina dan
PD Lee sudah saling kenal. Lalu teman jina bertanya “ dimana mereka berkenalan
?” . lalu jina menjawab bahwa dia adalah PD yang jina ceritakan. Teman jina
berkata apa diradio ?. teman jina baru tahu kalau pria yang menyebalkan itu
adalah pria yang didepannya sekarang ini . lalu jina menyenggol tangan temanya
itu untuk tidak lagi berbicara lebih banyak lagi . PD Lee yang melihatnya hanya
kebinggunan apa yang telah dikatakan oleh teman jina barusan.
“kalian kenal dimana ?”
“Kau tidak pernah
dengar Ji In Yeong dari grup Purple?”
“Kau tak mengenal ku?”
“Oh, si dada rata Ji In
Yeong?”
PD Lee merasa canggung
apa yang telah dia katakan tadi , dia langsung pamit untuk pergi meninggalkan
mereka berdua. Setelah PD Lee pergi In Yeong bertanya apa yang telah dikatakan
oleh PD nya tadi itu . In yeong bertanya dia itu seperti apa orangnya? . jina
hanya berkata pada temannya untuk menyumpal dadanya dengan busa . in yeong
dengan kesal berkata apa waktu yoga juga harus menyumpal dadanya pakai busa
juga ?
Dipagi harinya
,disebuah gedung (mungkin ini gedung agency nya mira). Didalam kantor In seok ada tiga orang wanita
didepannya . dan in seok meyapa mereka semua dan setelah itu meminta seorang laki-laki
yang disampingnya untuk membawa mereka pergi makan dan laki –laki tersebut
membawa mereka semua pergi. Mira yang duduk diatas meja billyard melihat kepergian mereka.
“apa mereka pikir kita
ini UNICEF?” (UNICEF - The United Nations Children's Fund)
“Orang yang tidak
berkualitas seperti begini juga dibawa ke mari.”
“Makanya, menurutmu
harusnya bagaimana?”
“Sabar sajalah, nanti
juga akan ada perubahan.”
Lalu Mira bertanya
apakah kau yakin kepada In Seok . Inseok hanya menjawab bahwa sekarang semua DJ
populer adalah orang-orang kita, kenapa kau masih cemas?. Lalu mira berkata
maka maksudnya adalah kali ini harus benar-benar dilakukan karena mira tak
sudih menunggu terlalu lama. In seok hanya meminta mira bersabar karena mereka
akan benar-benar menganti dj wonderful radio. Lalu in seok mengajak mira untuk
pergi makan…
Kini PD lee berada
didalam lift yang sedang minum ex kopi expreso. *kok perasaan setia ada PD Lee
pastiada kopi expreso apa ini sponsor dari film ini atau apa? *. Tiba-tiba datang
dua orang pria, lalu mereka bertanya apakah ini PD Lee pendatang baru itu . PD
Lee hanya menyapa mereka tanpa memberi jawaban. Salah satu pria itu mengatakan
bahwa PD Lee kini sedang naik daun. PD Lee berkata apa? Maksudmu adalah karena
aku diprogram jam 9 . lalu pria itu menyangkalnya bukan begitu. Bukankah kau
berkerja dengan Shin Ji Na .
lalu PD Lee bertanya
pada salah satu pria tersebut apakah kau kenal baik dengan Shin Ji Na . pria
tersebut menjawab tentu. Lalu pria yang memakai baju kemeja kotak-kotak coklat
itu menjawab Dulu sebelum grup Purple bubar, mereka adalah tamu tetap di acara
kita selama 2 bulan.mereka benar-benar hebat lagu mereka juga enak di dengar.
Sambil meniru gerakan lalu dari Purple. Lalu pria yang baju warna biru itu
mengatakan bahwa dia bertemu dengan Jina dan Jina bertanyaPD Lee seperti apa
orangnya?. Lalu PD Lee berkata terus kau jawab apa ?.
“lalu aku jawab bahwa
kau itu orang kikir bagaikan pengemis . Kau benar-benar seperti pengemis. Para
DJ selalu menghindari darimu. Kau saja yang tidak sadar. Kau harus
memperlakukannya lebih baik. Zaman sekarang yang seperti dia begini, sudah
tidka banyak. Bertanggung jawab, seksi, sederhana, dan sopan.tapi kau
benar-benar pengemis ” kata pria yang satunya yang baju warna biru yang meminum
es kopi. Dan pria yang satunya masih
sibuk meniru gerakannya Purple.
Lalu pria yang meniru gerakan Purple tadi bertanya
bagaimana kelas yoga mu ?. PD Lee merasa isa gila dan seluruh tubuhnya terasa kaku. Kau benar-benar perlu belajar bagaimana caranya
lembut. Sepertinya harus belajar banyak dariku.
“Dia adalah pengemar
yoga”
“iya mengerti”
Kemudian PD Lee berkata
yang minum es kopi tolong jangan melakukan program sambil minum alkohol. Lalu
pria tersebut berkata Hei ..!!! sambil berteriak kepada PD Lee.
“Apa maksudmu sambil
melakukan program sambil minum? Ada juga habis program baru minum.”
“Betul!”
“Kalau ngomong tidak
boleh begitu, bisa berakibat fatal.”
“Saat itu orang-orang
disampingmu benar-benar dibuat menderita.”
“kau telah berkerja
kerjas” lalu pria yang baju coklat tersebut pergi
Kini beralih keruangan
siaran . Jina kini sedang melalukan siaran radio. Lalu Jina membuka siaran
radio.
“Seperti kata pepatah,
berpapasan juga dikarenakan oleh jodoh. Hidup itu panjang, lihatlah ke
sekelilingmu. Bagi kalian yang telah menemaniku saat ini, berarti sudah
ditakdirkan untuk bertemu denganku. Oleh karena itu, bagi mereka yang dapat mendengar
suaraku dalam waktu 2 jam ini, apakah itu berarti ada jodoh tertentu di antara
kita? Wonderful Radio, ini Sin Jin Ah.” Lalu dae geun memberikan jempol kepada
Jina .* dan lagi-lagi PD Lee Jae Hyeok minum es kopi again and again. Apa gak
skit perut tuh PD Lee minum kopi aja terus ..*
Kemudian PD Lee menberi
kode untuk meneruskannya. Jina mengatakan bahwa Hari ini, PD baru Lee Jae Hyeok
ada di sini . Cowok keren yang hanya meminum Ice Americano. PD Lee Jae Hyeok,
berjuang! . ketika PD Lee mendengar
kalau dia kerjanya hanya minum es americano PD lee langsung melihat
kearah Jina.
Nan seol yang mendengar
kata-kata Jina hanya bisa tersenyum lalu memberikan acungan jempol kepada
Jina. Jina hanya tersenyum-senyum apa
yang dia katakan. Lalu PD Lee mengetik sesuatu dikomputer yang bisa dilihat
oleh Jina .
PD Lee menagih proposal baru kepada Jina. PD Lee memberi isyarat agar Jina melihat kekomputer pesan yang dia sampaikan. Jina melihatnya sangat jengkel. Lalu Jina membalasnya proposal program baru ?? benarinya kau!!! Putarkan lagu ini sebagai lagu pembuka . nan seol yang melihat pesan yang dibalas jina hanya bisa menarik nafas saja.
Lalu jina melanjutkan siaranya Putarkan lagu ini sebagai lagu pembuka. PD Lee Jae Hyeok, berjuang!.
Kemudia karyawan yang
bertugas sebagai pengendali suara atau apa lah .. bertanya apa Sudah siap?. Nan
seol memberikan tanda oke . Jina mengatakan bahwa ia akan memutarkan lagu
sistar sebagai lagu pembuka yang berjudul "How Dare You".
Lalu jina melepaskan
hairphonesnya dan merapikan rambutnya.karyawan tadi hanya menarik nafas setelah
lagu sistar terputar. Jina mendengarkan lagu yang sedang diputar dan hanya bisa
bergoyang diatas kursinya. PD Lee hanya menatap penuh perasaan kesal dan
karyawan tadi hanya heran yang ia lihat. Lalu na seol melihat quotes pada kartu
ucapan “'Yang sulit bukan ketrampilan dalam hal bercinta, tapi teknik bercinta
_Alphonse Daude -2065”
Beberapa saat kemudian
PD Lee menatap pemandangan kota seol dimalam hari, lalu ia mendapaikan sebuah
ide.kemudian ia mengetiknya dikomputer. Dan meminta jina untuk menganti lagunya
menjadi laksana hujan , laksana musik.
Kini adalah segmen
terakhir siaran radiopun dimulai dengan lagu “wonderful radio kita”. “Lagu
pembuka segmen ke tiga Wonderful Radio, adalah sebuah lagu yang cocok di hari
hujan seperti ini. Lagu Kim Kwang Soo "Laksana hujan dan laksana
musik." Lalu rekan jina sadar bahwa jina salah menyebutkan nama
penyanyidan hanya menutup mukanya dengan tangan. Lalu PD Lee langsung berdiri
memasuki ruangan Jina dan bertanya katamu lagu siapa ? .Jina baru sadar
kesalahan yang ia lakukan dan menjawab
Oh, ini milik Kim Hyeon Shik? Akan kuralat setelah siarannya berakhir.
“Pikirmu dengan ralat
saja sudah cukup?”
“Kesalahan seperti ini
tidak terelakkan. Aku memang agak susah membedakan antara Kim Kwang Soo dan Kim Hyeon Shik.”
“Bagaimana mungkin kau
tidak bisa membedakan Kim Kwang Soo dan Kim Hyeon Shik?” ujar PD Lee yang
sangat marah sampai-sampai PD Lee menghentak meja dengan sangat keras. Dan
rekan jina yang lainnya yang berada diluar langsung berdiri dan mereka langsung
berlari untuk menahan PD Lee agar emosinya tidak meluap .
Lalu PD Lee berkata
Hei! Hei! Lagi siaran kau ini ngapain? , dan PD Lee meminta untuk melepaskan
badannya dan kau ini penyanyi seperti apa ?. Lalu PD Lee sementara dibawa
keluar . Jina bertanya pada nan seol kau lihatkan ?. nan seol hanya berusaha
menenangkan jin agar tidak marah kepada PD Lee supaya masalahnya tidak
bertambah besar.
“Pakai pukul meja segala.
Sepertinya omongan orang-orang tentang tabiat jelekmu yang seperti anjing itu
ternyata benar.”
Lalu dae geun berkata
noona biar aku saja… . dae geum mengupat
kepada PD Lee dengan berteriak-teriak. Jina merasa kepalanya pusing apa yang
telah terjadi dan dae geun berkata mulai sekarang seharusnya kau berhati-hati.
Nan seol mencoba memenangkan jina dengan meminta jina untuk minum air.
Kini jina telah selesai
berkerja dan berjalan keparkiran. Lalu jina bertemu dengan rekannya yang
bertugas sebagai kontrol suara atau apa lah karena aku masih kurang ngerti apa
namanya. Lalu rekannya bertanya kepada jina apa dia masih punya waktu. Jina
hanya menjawab bahwa dia masih punya waktu tetapi dia tidak punya energi.
Rekannya bertanya apa dia masih marah soal tadi itu . Apa yang salah dengan
pria itu? Dia seperti ular berbisa yang kehilangan taring, pasti ada yang salah
dengan otaknya.
“Tapi, tahukah kau?
Musik yang kugemari saat aku berusia 20, jika kau menjelek-jelekkannya... masa
mudaku terasa bagaikan dirampas begitu saja.” Ungkap rekannya dengan perasaan
kecewa.
Jina hanya berkata
bahwa tadi itu dia bukan menjelek-jelekannya tetapi dia hanya salah menyebutkan
namanya saja.
“Sebagai contohnya,
jika seseorang salah memanggil Purple dengan Fin.K.L, Aku bisa jadi gila
beneran!” Ujar rekannya dan jina jiwa
tersenyum apa yang dikatakan oleh rekannya itu . kemudian rekannya itu memberikan kaset lagu
milik nya dan meminta jina mendengarnya. * jadi rekanya itu dulunya penyanyi
waktu muda. Apa semua penyiar radio dikorsel itu penyanyi atau mantan penyanyi
klw iya kerenn juga radionnya. Klau di indonesia seprti itu pasti aku lebih
sring dengar radio yang biasanya hanya seminggu du kali atau lagu dhp udah
tersa bosan baru deh ddngar radio.#malahcurhat
Ketika perjalana pulang
jina memutarkan kaset yang diberikan oleh rekannya tadi.
Kini jina telah sampai
dirumahnya dan ibunya malah sibuk memotong bahan masakan.lalu handphone jina berbunyi
dan membaca pesan dilayar hpnya . jina langsung terbatuk-batuk seperti orang
kesurupan.
Ibunya bertanya dia
kenapa ? apa flu?. Lalu jina menjawab ibu apa aku seharusnya berhenti berkerja
di radio. Terserah kau saja . Kalau gak nyanyi di klub malam, ya ikut dia
seumur hidup itu lah ibu jawab. Lalu jina protes apa yang telah ibunya katakan
kepadanya. Aku Sin Jin Ah dari grup Purple! Aku masih hidup dan masih bisa
bernyanyi!
“Dasar, lokomotif juga
kau telan ya?”
“Bahkan sejak kau jadi
DJ, kau belum berhenti mengeluh...”
“betul itu dia” ibu
berkata sambil melirik jina
Lalu setelah itu ibu
jina bernyanyi. Berkat ibunya bernyanyi jina mendapatkan sebuah ilham ide
tentang proposal. Lalu jina berlari mendekati ibunya.Jina berteriak ibu sudah
ketemu ! sudah ketemu! Sambil memeluk dan mencium pipi ibunya karena merasa
sangat senang. Ibu merasa hera apa yang telah dilakukan oleh jina kepada
ibunya. Ibu berkata oh ya …? Dasar gila
upat ibu sambil melihat jina yang berlari kekamarnya yang tertawa
melihat tingkah laku anaknya. Kini jina berada didalam kamarnya yang sedang
membuat proposal untuk program barunya yang berhubung idenya masih mengalir
deras dikepalanya.
Keesokan harinya
diruangan wonderful radio, PD Lee membaca proposal buatan jina dan bejalan
berputar-putar. Jina, nan seol, dan rekan wanitanya merasa sangat gugup apakah
idenya bisa diterima. Lalu PD Lee meletakkan kertas diatas meja dan berkata
Carilah orang-orang yang punya cerita untuk diceritakan, persiapkanlah untuk
siaran minggu depan. Setelah itu PD Lee mengambil es americanonya dan pergi
meninggalkan mereka bertiga. Nan seol yang melihatnya merasa senang apa yang
barusan dikatakan oleh PD Lee.
“ sudah kubilang kalau
tulisanmu itu bagus.”
“ aku waktu smp juara
mengarang. Juara!” ungkap jina dengan bangga memuji dirinya sendiri. Dan mereka
bertiga memberikan semangat hwaiting ..
Besambung kepart
berikutnya
Komentar :
Kali ini benar-benar
lama posting part 3 nya karena kemarin masih disibukan dengan latihan drama ,
dan presentasi buat tugas akhir kuliah karena bentar lagi mau UAS…. Mungking
part berikutnya akan dilanjutkan setelah pulang ujian karena cepat pulang dan
selama ujian akan libur kerja dulu makanya berharap sinopsis ini selesai
sebelum puasa. Amin …….











































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar